Category: Kesehatan

Alasan Mengapa Kita Tidak Boleh Tidur Dekat Dengan Ponsel

Ponsel, yang seiring dengan perkembangan teknologi banyak disebut dengan istilah smartphone, seolah sudah menjadi partner setia yang menemani aktivitas kita sehari-hari. Mulai ketika kita bangun tidur pagi sampai tidur malam, smartphone rasanya jadi sahabat setia yang nggak pernah lepas dari tangan.

Bahkan kita bisa heboh kalau smartphone ini ketinggalan di rumah waktu kita kerja atau pergi bareng temen. Pendek kata, smartphone sudah menjadi salah satu kebutuhan esensial masyarakat modern.

Saking pentingnya smartphone, kita nggak bisa jauh-jauh dari ponsel ini. Entah untuk mengantisipasi masuknya pesan penting atau kebutuhan lain seperti alarm dan reminder. Akibatnya, kita terbiasa tidur dalam jarak yang berdekatan dengan smartphone. Tapi, tahukah kamu bahwa kebiasaan ini amat berbahaya bagi kesehatan?

Sinyal yang dipancarkan oleh smartphone kabarnya bisa mempengaruhi fungsi organ yang ada di dalam tubuh kita. Dan jika terpapar dalam frekuensi yang cukup sering bisa menimbulkan penyakit berbahaya. Lantas apa saja bahaya lain tidur di samping ponsel? Mari kita simak daftar 10 bahaya tidur dekat ponsel yang harus kamu waspadai berikut ini.

1. Tumor otak

Tumor otak

Tumor otak

Ponsel memiliki radiasi yang bisa memicu pertumbuhan neoplasma, yang diakibatkan oleh regenerasi sel yang tidak berjalan semestinya. Berdasarkan pada pengamatan kasus yang sudah terjadi, tumor otak lebih sering dialami oleh orang dewasa yang masih berusia produktif.

Namun penyakit di atas juga bisa diderita oleh anak-anak dan mereka yang berusia lebih muda. Memang, sempat ada perdebatan mengenai hal ini, namun ada baiknya mulai sekarang kita mulai mencoba menghilangkan kebiasaan tidur di dekat HP untuk berjaga-jaga terhadap kemungkinan terburuk.

2. Kanker

Kanker

Kanker

Radiasi yang disebabkan oleh ponsel ternyata tidak hanya bisa menyebabkan tumor di otak, namun juga memicu kanker. Penelitian menunjukkan bahwa radiasi tersebut memberikan pengaruh pada proses pembelahan sel di dalam tubuh, membuatnya menjadi tak terkendali. Akibatnya, muncul sel-sel abnormal yang lantas menginfeksi bagian tubuh yang sering terkena kontak dengan smartphone. Misalnya kulit tangan atau bagian telinga. Namun bagian tubuh lain seperti perut juga bisa menjadi korban. Pasalnya, tak jarang kita lupa dan sempat menindih ponsel ketika sedang tidur.

3. Kebakaran

Kebakaran

Kebakaran

Dunia maya dibuat heboh ketika ada kabar yang mengatakan bahwa rumah seseorang terbakar ketika ia sedang tidur. Usut punya usut, ternyata sumber api berasal dari smartphone milik si korban. Disebutkan bahwa smartphone tersebut sejatinya sedang di-charge.

Namun karena sang pemilik memutuskan untuk tidur dan tidak menunggu daya baterai penuh, ponsel mengalami kelebihan daya, menjadi panas, dan akhirnya memicu timbulnya kobaran api. Tentu jika sampai menimbulkan korslet, hal ini bisa memicu bahaya yang lebih besar, seperti ledakan.

4. Pusing kepala

Pusing kepala

Pusing kepala

Ternyata radiasi ponsel benar-benar tidak bisa dianggap remeh. Setelah sebelumnya diklaim mampu menimbulkan tumor dan kanker, dalam taraf yang lebih ringan, gelombang RF yang timbul dari perangkat smartphone akan membuat kita merasa sakit kepala, dan pusing. Bergantung pada kondisi masing-masing orang, tidak jarang ada yang merasa mual dan ingin muntah.

5. Tidur nggak nyenyak

Tidur nggak nyenyak

Tidur nggak nyenyak

Tidur dengan waktu yang lama tidak akan bermanfaat jika waktu tidur tersebut tidak berkualitas. Nah, rupanya hal ini tidak bisa dicapai jika kita tidur di dekat ponsel. Kok bisa? Ya, alih-alih berkonsentrasi untuk memejamkan mata dan beristirahat, pikiran kita secara tidak sadar selalu mendorong untuk mengecek informasi terbaru di ponsel. Entah itu dalam bentuk membuka akun media sosial, berselancar di Internet, bertukar pesan dengan orang lain, dan masih banyak lagi.

6. Gangguan jantung

Gangguan jantung

Gangguan jantung

Jangan pernah meremehkan maut, karena kita nggak pernah tahu kapan ia akan datang. Maut bisa muncul dari hal-hal remeh, termasuk di antaranya tidur di samping ponsel. Beberapa bulan silam dunia maya dibuat heboh ketika ada pemberitaan yang mengatakan bahwa seseorang harus kehilangan nyawanya usai mendengar nada panggil teleponnya sendiri. Bisa jadi si korban memiliki penyakit jantung dan dibuat terkejut ketika smartphone-nya berdering di tengah malam.

7. Memperparah gejala Alzheimer

Memperparah gejala Alzheimer

Memperparah gejala Alzheimer

Alzheimer merupakan penyakit yang biasanya menyerang orang berusia tua. Penyakit ini memiliki gejala-gejala seperti penurunan daya ingat, kesulitan melakukan tugas-tugas sederhana, perubahan karakter, hilangnya minat, dan masih banyak lagi. Semua kondisi ini bakal makin parah jika penderita Alzheimer berbaring di kasur yang diletakkan dengan ponsel. Radiasi yang ditimbulkan sudah pasti akan memberikan efek negatif pada otak.

8. Kelelahan

Kelelahan

Kelelahan

Bahaya satu ini masih ada hubungannya dengan kualitas tidur. Ketika kamu mencoba untuk membuat tubuh berada dalam keadaan terlelap, pikirannya tetap sadar dan mencoba mengingat-ingat informasi apa yang ingin kamu cari di smartphone. Akibatnya, otak tidak mendapat cukup waktu untuk beristirahat dan keesokan harinya kita tetap merasa lelah dan mengantuk, meski sudah melahap cukup banyak waktu untuk beristirahat.

9. Menggangu metabolisme

Menggangu metabolisme

Menggangu metabolisme

Radiasi yang ditimbulkan oleh ponsel ternyata juga sanggup mempengaruhi proses metabolisme yang ada di dalam tubuh kita. Ketika kita sedang tidur, tubuh akan berusaha memaksimalkannya untuk melakukan proses metabolisme. Nah, proses tersebut akan mengalami gangguan jika tidur kita tidak terlalu nyenyak dan ditambah lagi, mendapat paparan radiasi dari ponsel. Penelitian yang dilakukan oleh beberapa ahli juga mengatakan bahwa radiasi ponsel bisa membuat kita merasa lelah dan gelisah.

10. Jari lelah

Jari lelah

Jari lelah

Meski terlihat sebagai kegiatan sederhana, mengoperasikan smartphone atau ponsel terlalu lama bisa membuat jari-jemari kita menjadi cepat lelah. Hal ini terutama terjadi ketika kita sedang berada di tempat tidur dan tengah menggunakan smartphone atau tablet dalam posisi berbaring dan gadget berada di atas kepala.

Selang waktu 10-20 menit, jari-jari kita akan merasa lelah dan kondisi ini bisa bertahan hingga keesokan harinya. Oleh karena itu sebaiknya smartphone tidak perlu disimpan di dekat tempat tidur agar kita tidak tergoda untuk menggunakannya.

 

sumber: http://anekatop10.com/10-alasan-mengapa-kamu-tidak-boleh-tidur-dekat-ponsel/

Manfaat Daging Kodok Untuk Kesehatan Tubuh

Apa yang terlintas dipikiran kita ketika mendengar kata kodok? Yah, bagi sebagian orang dewasa, hewan amfibi yang satu ini kerap membuat mereka merasa jijik bahkan takut. Namun, lain halnya dengan anak-anak. Anak-anak biasanya menyukai kodok karena memiliki bentuk yang lucu, kerap melompat-lompat dan tidak menggigit. Tubuhnya yang pendek, gempal, berpunggung agak bungkuk, kulitnya yang halus dan lembab, serta kaki belakang yang panjang membuat beberapa orang suka merasa gemas terhadapnya.

Kandungan dalam Daging Kodok

Hewan itu sendiri memiliki beberapa kelebihan yang banyak digunakan dalam berbagai kepentingan. Di rumah-rumah makan Tionghoa, kodok sudah lama dikenal sebagai salah satu makanan yang lezat. Masakan itu dikenal dengan nama swie kee (swie: air, kee: ayam) karena paha kodok mengingatkan penikmatnya akan paha ayam.

manfaat daging kodokAdapun informasi rinci dari sumber informasi gizi, yang diteliti Food Weight per 100 gram daging hewan kodok adalah sebagai berikut:

  • Jumlah Kandungan Energi Kodok = 73 kkal
  • Jumlah Kandungan Protein Kodok = 16,4 gr
  • Jumlah Kandungan Lemak Kodok = 0,3 gr
  • Jumlah Kandungan Karbohidrat Kodok = 0 gr
  • Jumlah Kandungan Kalsium Kodok = 18 mg
  • Jumlah Kandungan Fosfor Kodok = 147 mg
  • Jumlah Kandungan Zat Besi Kodok = 1 mg
  • Jumlah Kandungan Vitamin A Kodok = 0 IU
  • Jumlah Kandungan Vitamin B1 Kodok = 0,14 mg
  • Jumlah Kandungan Vitamin C Kodok = 0 mg

Selain dapat digunakan untuk kepentingan pangan, beberapa manfaat daging kodok sangat berpengaruh terhadap kesehatan. Beberapa manfaat tersebut :

1. Sumber Protein Hewani

Daging kodok baik untuk kesehatan sebab daging kodok adalah sumber protein hewani yang cukup tinggi kandungan gizinya. Bahkan daging kodok juga dipercaya dapat menyembuhkan berbagai penyakit, seperti yang juga ada pada manfaat daging ular.

2. Mengobati Impotensi pada Pria

Daging kodok yang disajikan dalam bentuk jus, ternyata benar-benar memiliki khasiat untuk mengobati impotensi pada pria. Di Peru, jus ini disebut viagra karena sangat cocok untuk para pengidap lemah syahwat. Bahkan masyarakat Peru percaya bahwa jus kodok bisa menambah stamina tubuh.

3. Mengatasi Kerusakan Jantung

Ternyata daging kodok juga berpotensi untuk mengobati luka yang disebabkan oleh kerusakan penyakit jantung. Untuk itu, daging kodok yang ingin disantap dapat diolah menjadi potong-potongan kecil dan dicampur dengan irisan tipis-tipis petai, bawang putih, dan merica yang digiling lembut. Bahan-bahan tersebut direbus dalam air, kemudian ditambahkan garam dan dua sendok teh manfaat madu asli. Yang paling penting dalam merebusnya, tidak boleh lebih dari 20 menit karena sari daging kodok i inbisa hilang.

4. Mencegah Asma

Selain mengobati impotensi, ternyata jus kodok yang berasal dari daging kodok ini juga mampu mencegah penyakit lain seperti asma. Jus kodok yang terkenal di Peru ini, biasanya dikenal dengan nama extracto de rana dan sangat laris di pasar lokal kota Lima.

5. Sebagai Antibiotik 

Banyak dari ilmuwan yang mengetahui bahwa, kulit yang menempel pada daging kodok mengandung banyak zat yang berfungsi untuk membunuh mikroba-mikroba penyebab penyakit. Termasuk tim peneliti dari United Arab Emirates University, melakukan penelitian untuk memodifikasi zat yang terkandung dalam kulit yang menempel pada daging kodok agar dapat dimanfaatkan untuk manusia sebagai antibiotik.

Satu diantaranya, mampu melawan bakteri staphylococcus aureus penyebab infeksi mematikan pada pasien-pasien di rumah sakit.

6. Menyembuhkan Cidera dengan Cepat

Peneliti dari tim Prof Chris Shaw juga menemukan bahwa daging kodok fire-bellied yang memproduksi protein dapat membantu seseorang jika ingin sembuh dari cidera dalam waktu yang lebih cepat. Penelitian ini juga berpotensi mengobati luka pasien dalam berbagai penyakit.

7. Mencegah Bronkitis

Selain mampu mencegah asma dan impotensi, jus kodok yang berasal dari daging kodok ini juga mampu mencegah penyakit seperti bronkitis. Jus kodok ini banyak dikenal di Peru dikenal dengan nama extracto de rana dan banyak dicari di pasar lokal kota Lima.

8. Mengatasi Kerusakan Stroke

Prof Shaw mengungkapkan bahwa daging kodok memiliki potensi untuk mengobati berbagai penyakit dan kondisi lainnya yang membutuhkan perbaikan pembuluh darah dengan cepat, seperti penyembuhan atas kerusakan akibat stroke.

9. Baik Untuk Penderita Diabetes

Sama halnya dengan penderita penyakit jantung, penderita diabetes pun dapat mengkonsumdi daging kodok untuk memulihkan penyakitnya. Sebab, ada penelitian pula yang menyatakan bahwa daging kodok dapat menyembuhkan luka yang dialami oleh penderita diabetes.

10. Mengatasi Kanker

Prof Chris Shaw yang berasal dari Inggris berhasil mengidentifikasi 2 protein yang dihasilkan oleh daging kodok, mampu untuk mengatasi penyakit kanker. Dua protein kodok waxy monkey ini bisa menghambat pertumbuhan pembuluh darah dan membunuh tumor kanker. Disamping itu, ada pula seorang dokter dari pengobatan herbal di Jakarta menggunakan lendir yang dihasilkan daging kodok sebagai material pengobatan alternatif untuk penyakit kanker. Dengan media infus, pengobatan ini juga bersifat kemoterapi yang tidak terasa panas seperti kemoterapi pada umumnya.

sumber: http://manfaat.co.id/10-manfaat-daging-kodok-bagi-kesehatan