Gaya Hidup Buruk yang Berakibat Pada Obesitas

Obesitas adalah kelebihan berat badan yang diakibatkan oleh banyaknya lemak dalam tubuh. Saat ini obesitas bukan hanya menimbulkan masalah yang berhubungan dengan kecantikan saja atau sekedar indah karena terlihat langsing, namun obesitas menyebabkan banyak sekali penyakit dan gangguan kesehatan. Penyakit yang paling umum menyerang pada seorang obesitas adalah jantung, diabetes dan tekanan darah tinggi.
Salah satu penyebab obesitas adalah pola makan dan gaya hidup yang salah. Mulailah dengan mengubahnya menjadi lebih baik. Dengan begitu Anda dapat menurunkan berat badan. Tidak hanya itu, meningkatkan aktivitas fisik dan perilaku juga bisa membantu Anda terhindar dari obesitas.
Obesitas bisa dikatakan jika indeks masa tubuh seseorang atau Body Mass Index (BMI)-nya mencapai 30 atau lebih. Indeks masa tubuh (BMI) bisa dihitung dengan cara berat badan (kg) dibagi dengan tinggi badan (cm).
Rumus perhitungan BMI adalah: berat badan : (tinggi badan/100)2
Misalnya, berat badan Anda 50 kg dan tinggi badan Anda 160 cm.
BMI = 50 dibagi (160/100)2= 50:2,56 = 19,53
Jika hasilnya dibawah 18.5 itu artinya berat Anda dibawah standar atau terlalu kurus, lalu bila  hasilnya 18.5 – 24,9 berarti berat badan Anda normal, sedangkan bila hasilnya 30 atau lebih Anda termasuk dalam kategori obesitas.
Penyebab Obesitas
Meskipun faktor genetik juga dapat berpengaruh pada berat badan yang dapat berisiko obesitas, namun beberapa faktor berikut juga dapat berpengaruh.
• Gaya hidup yang buruk. Gaya hidup yang buruk juga dapat mempengaruhi berat badan, seperti makan makanan berkalori tinggi (terlebih pada malam hari), mengonsumi makanan cepat saji, dan minuman tinggi kalori.
• Tidak beraktivitas. Jika Anda tidak mempunyai aktivitas apapun, hanya berdiam diri dan bermalas-malasan, Anda tidak akan dapat membakar lemak dalam tubuh. Namun, jika Anda banyak melakukan aktivitas dan sering berolahraga maka akan membantu Anda dalam membakar lemak.
• Diet yang salah. Dengan melewatkan sarapan adalah cara diet yang salah. Biasanya jika Anda melewatkan sarapan karena sedang diet, Anda akan makan lebih banyak pada saat makan siang. Hal inilah yang membuat berat badan lebih cepat naik.
• Kurangnya waktu tidur. Seseorang yang tidur kurang dari tujuh jam perhari dapat mempengaruhi hormon yang dapat meningkatkan nafsu makan.
• Mengonsumsi obat tertentu. Beberapa jenis obat dapat mengakibatkan obesitas, seperti obat diabetes, obat anti kejang, obat antipsikotik steroid dan beta blocker.
• Hamil. Selama kehamilan biasanya seorang wanita mengalami kenaikan berat badan yang cukup signifikan. Setelah bayi lahir, biasanya mereka sulit untuk menurunkan berat badan seperti semula.
Komplikasi
Selain menimbulkan risiko penyakit seperti diabetes, jantung dan darah tinggi. Obesitas juga berisiko menimbulkan beberapa penyakit di bawah ini, seperti :
• Kolesterol tinggi dan trigliserida
• Diabetes tipe 2
• Sindrom metabolik, kombinasi antara gula darah yang tinggi, tekanan darah tinggi, trigliserida dan kolesterol tinggi
• Stroke
• Kanker, termasuk kanker rahim, leher rahim, ovarium, payudara, usus besar, rektum dan prostat
• Depresi
• Penyakit kandung empedu
• Masalah ginekologi, seperti menstruasi yang tidak teratur dan kesuburan
• Disfungsi ereksi dan kesehatan seksual, yang dikarenakan adanya penyumbatan lemak yang berakibat adanya penyempitan arteri ke alat kelamin
• Masalah kulit
Diagnosis
Beberapa tes akan dilakukan untuk mengetahui apakah Anda obesitas atau tidak. Beberapa tes yang akan dilakukan dokter biasanya adalah :
• Menghitung Body Mass Index (BMI) Anda
• Mengukur lingkar pinggang Anda. Lemak biasanya berada di sekitar pinggang atau perut, yang bisa mengakibatkan penyakit diabetes dan jantung. Wanita dengan lingkar pinggang lebih dari 35 inci dan laki-laki lebih dari 40 inci memiliki kemungkinan lebih besar terhadap berbagai penyakit dibanding yang memiliki ukuran pinggang lebih kecil
• Pemeriksaan fisik secara umum, meliputi, tinggi badan, tekanan darah, detak jantung, suhu tubuh, fungsi paru-paru dan kondisi perut Anda
• Cek darah. Dengan pemeriksaan ini Anda dapat mengetahui beberapa penyakit yang mungkin Anda miliki.
Penanganan
Tujuan utama dari perawatan obesitas adalah tercapainya kehidupan yang sehat dan berat badan ideal. Adapun cara untuk mencapai tujuan tersebut adalah dengan berdiet dengan:
• Atur pola makan sehat dengan makan makanan rendah kalori
• Lakukan olahraga secara rutin dan aktivitas lain
• Konsultasikan dengan dokter untuk melatih pola makan dan kecemasan saat sulit untuk berdiet
• Cari dukungan untuk membantu Anda dalam menurunkan berat badan seperti, teman, keluarga, sahabat dan orang-orang di sekitar.
• Ubah gaya hidup menjadi lebih sehat dan teratur.
sumber: https://meetdoctor.com/article/gaya-hidup-buruk-berakibat-obesitas#/page/2